GPT-3 : Apakah Programmer akan Segera Tergantikan AI?

Ketika microsoft mencoba membawa GPT-3 untuk menulis bahasa pemograman, apa yang terjadi?
Facebook
Twitter
LinkedIn

Kita dikenalkan banyak AI(kecerdasan buatan) yang bisa membantu membersihkan kode yang buruk dan memprediksi kode yang akan kita tulis dalam melakukan pemograman. Sebagai contoh kita mengenal Github Copilot yang sering dikatakan sebagai AI canggih yang bisa membantu kita dalam menulis kode.

kecerdasan buatan
Unsplash

Microsoft dan OpenAI, perusahaan yang ada dibalik Github Copilot berencana untuk membawa GPT-3 untuk melakukan pemograman berbasis bahasa manusia sehari – hari. Untuk diketahui, GPT-3 merupakan model kecerdasan buatan paling maju yang digunakan untuk menulis teks.

Dilansir dari WIRED, wakil presiden Microsoft, Charles Lamanna bahwa GPT-3 dapat menjadi solusi bagi orang – orang yang tidak banyak memiliki pengalaman menulis koding.

Satu tahun yang lalu, Sharif Shameem, pendiri debuild.co dalam tweetnya membagikan pengalaman menggunakan GPT-3 dan berhasil membuat kode React.js hanya berdasarkan dari penjelasan yang ia tulis dengan bahasa sehari – hari. Bahkan dalam tweetnya ia membuat sebuah aplikasi ToDoList berbasis React.js dengan GPT-3.

Baca Juga – Belajar Basic React.js

Walaupun masih banyak yang harus dikembangkan, GPT-3 sudah bisa membuka wawasan tentang bagaiaman perkembangan teknologi AI sangat pesat dan tentunya kita tidak sabar mendengar perkembangan lainya dari GPT-3.

Bagaimana menurutmu?

Baca Juga:

Muhammad Fajar Estu
Muhammad Fajar Estu
Fajar adalah seorang fullstack programmer yang sekarang bekerja sebagai .NET programmer. Memiliki pengalaman selama 3+ tahun di bidang programming web, mobile, API hingga aplikasi computer vision. Sekarang Fajar menulis artikel tutorial dan berbagi seputar dunia perkuliahan IT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *